Home > my thought > Sebuah Kios yang Menjual Majalah Porno..

Sebuah Kios yang Menjual Majalah Porno..

Hem hem hem. It’s my first time writing my uneg2 in beloved iwannaflywell.wordpress.com. Okelah, biar ga bertele-tele, ayo lanjuuuut. Note sebelum baca: Ini cuman pandanganku yg berusia 15thn. Nggak bermaksud menyalahkan siapa. I’m perfectly imperfect.

Tadi, waktu perjalanan pulang dari sekolah, sekitar 16an WITA, dari kaca jendela mobil, aku liat sebuah toko majalah di kawasan Wr. Supratman memajang sebuah majalah dewasa. Kenapa aku tahu itu majalah dewasa? Yah, pikir sendiri aja yah. Ga mungkin dong majalah Bobo covernya wanita dengan pakaian ehm.. DALAM. Kesan yang liat:

1. Ini toko majalah apaan sih? Luarnya bobrok, dalemnya ga kepikiran deh isinya apa. Eh, kalo pengen menarik perhatian ga gitu dong caranya. Anda bisa merusak mata mental anak-anak di bawah umur, terutama yang belum punya kesadaran antara ngebedain yang mana bener dan mana yang salah. Ngeliat hal semacam itu ga salah, kalo kamu CUKUP UMUR. Sedangkan yg ngeliat? Anak teka, edse, esempe.. pleigrup. Kasian, mental mereka dirusak cuman dgn ngeliatin hal gituan. Note: kalian liat kata yg bergaris bawah itu? “Ngebedain mana yang bener dan mana yang salah”. Aku yakin aku bukan orang yang sempurna dalam menentukan hal yang bener atau salah dalam segalanya, tapi aku tahu batasan untuk anak seumuranku.

2. Anak-anak rata2 rasa pengen tahunya itu tinggiiiiii banget. Mereka bakal nanya sama ortunya ini apa, itu apa. Termasuk juga pas ngeliatin majalah dengan cover tak senonoh. O em gee. Rata-rata orang tua jawab kalo itu hal boleh diketahui kalo udah gede. Nahjong, si anak tambah penasaran pastinya. Dia bakal nanya sama temen2nya itu apa ini apa. Rata-rata jawaban temen lebih memuaskan daripada jawaban ortu kan? Okelah kalo dia punya temen yang SADAR. kalo nggak? YUHUUUU~ besok anak2 dengan rasa ingin tahu ini akan mencoba browsing2 hal hal syuuur

Oya, addition nih. Baru keingetan. Serius, aku lupa sumbernya. Di suatu negara (seriously, I forgot the country) ada aturan penjualan majalah porno, VCD porno, dan lain2. Ngga boleh dijual sembarangan. Iya dong mennnn kalo jualnya sembarangan, maka hal2 porno tadi akan SALAH SASARAN.

Kalo hal2 porno salah sasaran:  Liatin majalah porno pinggir jalan. Terus interest dan nanya2 temen. Terus temen ngajakin browsing tentang hal itu. Terus nemuin kalo pornograph itu menarik. Akhirnya keterusan nyari dan ketagihan, sampe2 ngoleksi film2 porno, baik download maupun beli di lapak2. Terbawa halusinasi, sampe2 semua adegan terbayang di kehidupan sehari-hari. Dan mulai memikirkan yg nggak2. Kamu mulai berharap bs mempraktekkan hal2 dlm film. Terus, kamu mulai mempraktekkannya dengan objek tak terbatas, bisa temenmu, bisa nyari WTS, bisa juga (yang lebih gila lagi) dengan BINATANG.

Kalo dgn temenmu, kamu bisa kena D.O dari sekolah.. Yah, sepintar apapun kamu nyembunyiin bangkai, lama2 baunya tercium jg. Selain itu, kamu kena aib macem2. Kasian keluarga.

Dengan WTS ato g*golo atau apalah namanya.. kamu bakal kena HIV. ohmeeeen kasian hidupmu. Jangan sampe deh. It’s not the purpose of life.

Gimanapun caranya, dengan siapapun, JANGAN PERNAH. Serius. Kalo cewek berhubungan seks sebelum 20 thn, rata2 bisa terserang kanker macem2 kaya kanker rahim.. kanker ini kanker itu, dan untuk bisa sembuh kamu harus punya kocek cukup. Terus, kalo cowok, jangan pikir deh you don’t need to be responsible. Ada sebab, ada akibat. Banyak penyakit kelamin menular yang bisa menimpa kamu.

————-

Ada beberapa harapan selama menulis post ini. Aku berharap ada peraturan yg lebih tegas lagi, terutama yang bentuknya tertulis yang isinya melarang penjualan majalah porno, VCD porno, novel porno, rokok, hal2 porno lainnya di tempat2 umum. Jadi, hal2 seperti itu hanya dijual di kawasan tertentu, dan diperlukan ijin dalam pembeliannya. Ga 100% ampuh sih, tapi ini salah satu pencegahan. Mencegah mental anak2 yg rusak, sekaligus mencegah dampak2 negatifnya dalam kesehatan, terutama HIV-AIDS. Malu kan kalo negara kita dapet ranking tinggi buat jumlah pengidap HIV/AIDS terbanyak? MALU LAAAAAAAAAAHHH.MALU SEKALI!!

————

It’s end of post. Makasih buat siapa saja yang sudah membaca. Saya juga minta maaf apabila ada kata2 tak berkenan.

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: